Dengki dan Kehancuran

July 4th, 2008 | by yudha bs |

Salah satu sifat buruk yang melekat pada bangsa ini adalah sifat dengki, iri melihat keberhasilan saudara kita sendiri. Melihat tetangganya/ saudaranya membeli perabotan baru.., iri, dengki. Melihat teman seperjuangannya berhasil iri, dengki juga.

Suatu hal yang tidak bisa dinalar, banyak orang-orang yang jauh lebih berhasil dan kaya ketimbang saudara atau tetangganya. Tapi dia tidak iri dan dengki, sementara kalau saudara atau tetangganya sukses ia iri.

Rasa iri dan dengki inilah yang membuat saling menghancurkan satu sama lain.

Membuat kita tidak bisa maju.

Karena itulah, saya agak malas bekerja sama dengan bangsa sendiri (orang Indonesia dan suku Jawa khususnya, karena saya sendiri orang Jawa). Karena rasa iri dan dengki dari mereka yang akan menjadi penghambat kemajuan.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menerima kritik dan selalu berusaha untuk memperbaiki diri. Bukan malah emosi ketika dikritik.

  1. 3 Responses to “Dengki dan Kehancuran”

  2. By gunawanwe on Jul 4, 2008 | Reply

    saya orang jawa ni mas :-(

  3. By yudha bs on Jul 5, 2008 | Reply

    Sama, penulis juga orang Jawa… :D

  4. By jimmy on Jul 6, 2008 | Reply

    harusnya rasa iri ini dibikin positif, kalo iri lihat tetangga beli mobil baru, harus jadi semangat supaya kita bisa beli mobil baru juga

Post a Comment