Tidak Terlalu Sering Berbuat Baik Pada Seseorang
July 6th, 2008 | by yudha bs |Pernahkan kita dituduh ‘jahat’ setelah melakukan banyak kebaikan pada seseorang ? Contoh: kita sering mentraktir teman kita makan, suatu saat mungkin karena kondisi keuangan yang sedang menipis atau karena sedang tidak punya uang, kita tidak bisa mentraktir mereka. Dan .., segala macam tuduhan mereka timpakan pada kita, yang jahat, yang pelit, dlsbnya.
Mereka semua lupa, betapa banyak kebaikan yang telah kita lakukan kepada mereka, yang diingat hanya satu kali kesalahan kita pada mereka. Lain ceritanya, jika seseorang yang tidak pernah melakukan kebaikan kepada mereka. Satu kali kebaikan mereka lakukan, diingat terus kebaikannya.
Karena itulah, ketika berhadapan dengan seseorang dan hendak menjalin hubungan baik dengan mereka. Jangan terlalu sering berbuat baik, biasa-biasa saja. Kalaupun ingin menolong mereka, lakukan tanpa mereka tahu.
Berbuat baik di saat-saat yang tepat saja, sehingga ketika suatu saat kita tidak mampu menolong mereka, mereka tidak akan benci kepada kita.
2 Responses to “Tidak Terlalu Sering Berbuat Baik Pada Seseorang”
By jimmy on Jul 6, 2008 | Reply
bener juga nasehatnya.. kalo orang baik malahan banyak dimanfaatin orang ya
By pribadidewa on Jul 7, 2008 | Reply
hmm..
memang kadang makan ati sih ketemu orang kaya gitu.. pengen nguntal aja .. dikasih hati nggrogoh rempelo (ki filosofi jawa lo mas ) ..
tapi .. jika kita melakukan karena ikhlas kepada Allah.. that’s ok .. biar orang lain bilang apa .. it’s ok .. pahala dari Tuhan menanti …
yang terpenting kita punya prioritas .. jangan sampe kita bantu tetangga tapi anak kita gak makan ..