Trik Menjadi Produsen Sekaligus Pedagang
July 9th, 2008 | by yudha bs |Sebagai seorang pembuat produk, adakalanya keinginan muncul untuk membuat produk sebagus-bagusnya. Secanggih mungkin, Seindah mungkin. Sayangnya terkadang keinginan tersebut tidak disertai dengan perhitungan yang tepat sehingga barang yang dihasilkan walaupun berkualitas tetapi ongkos pembuatannya sangat mahal bahkan melebihi anggaran, yang berakibat pada kerugian dan bangkrutnya suatu perusahaan.
Lain halnya dengan para pedagang, pikiran para pedagang adalah bagaimana menjual barang dengan ongkos produksi seminimal mungkin, dan bisa dijual semahal mungkin. Untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya. Sayangnya terkadang, idealis tersebut tidak disertai dengan keinginan untuk menjalin hubungan jangka panjang dengan para pembelinya. Sehingga ketika para pembeli tahu, dia membeli barang murah dengan harga mahal, dia akan lari dari para pedagang tersebut.
Nah, sebagai seorang pembuat produk sekaligus pedagangnya, ada beberapa trik yang biasa saya lakukan agar bisa menjual barang berkualitas yang dibuat dengan harga murah dengan harga yang mahal. Karena saya adalah pembuat software, maka trik-trik ini mungkin hanya berlaku pada pembuatan dan penjualan software.
- Membuat produk ’sederhana’ yang unik, dimana tidak ada atau hanya sedikit pesaing di produk yang kita buat tersebut. Sehingga berapapun harga yang kita tawarkan, para pembeli tidak akan merasa itu mahal (asalkan masih didalam anggaran mereka). Sebab tidak ada pesaing yang membuat barang sama dengan kita.
- Membuat produk yang sama dengan produk-produk lain dengan penambahan sedikit fitur yang terlihat canggih dihadapan para pembeli, sehingga ketika kita menawarkan dengan harga yang lebih mahal. Pembeli tersebut akan maklum.
- Jangan pernah berpikir produk bagus berdasar persepsi kita, tetapi buatlah produk bagus berdasar persepsi pembeli. Saya sering menjual software acak-acakan yang dibuat dalam tempo 1 jam, dengan males-malesan, tampilan sekenanya, tetapi karena fitur yang saya tawarkan canggih di hadapan mereka, walaupun sederhana dihadapan saya maka mereka tetap puas dan mau membeli dengan harga mahal. Bahkan karena kagumnya, mereka mau menggaji saya mingguan untuk terus membuat produk semacam itu ke mereka :D.
- Jangan pernah menawarkan fitur yang akan mempersulit kita sendiri hanya demi meyakinkan pembeli agar mau membeli dari kita. Tawarkan saja fitur-fitur yang sudah terlihat ‘modern’ di hadapan mereka tetapi mudah proses pembuatannya.